Beranda Internasional ASEAN Bahas Deklarasi Kerja Sama Maritim dan Percepatan CoC di Laut China Selatan

ASEAN Bahas Deklarasi Kerja Sama Maritim dan Percepatan CoC di Laut China Selatan

Usulan ini diajukan di tengah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan, yang melibatkan sejumlah negara anggota ASEAN.

0
Foto bersama sebelum pertemuan ASEAN Foreign Ministers' Meeting (AMM) Retreat di Cebu, Filipina, Kamis (29/1/2026). (ANTARA/HO-Kemlu RI.)

CARAPANDANG - Para menteri luar negeri ASEAN menunjukkan sikap terbuka terhadap usulan Deklarasi ASEAN tentang Kerja Sama Maritim yang diharapkan dapat diadopsi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN bulan Mei mendatang.

Pertemuan ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) Retreat di Cebu, Kamis (29/1/2026), menyambut baik proposal yang diajukan Filipina selaku pemegang keketuaan ASEAN tahun 2026.

Deklarasi tersebut dirancang untuk memfasilitasi kerja sama maritim, termasuk kolaborasi antar pasukan penjaga pantai di kawasan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Filipina untuk urusan ASEAN, Dax Imperial, dalam pernyataan tertulis menyatakan bahwa Manila mengharapkan tercapainya konsensus mengenai kerja sama penjaga pantai dan pendirian pusat maritim ASEAN.

“Inisiatif-inisiatif yang akan masuk dalam deklarasi masih akan dirundingkan lebih lanjut oleh seluruh negara anggota,” ujarnya.

Usulan ini diajukan di tengah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan, yang melibatkan sejumlah negara anggota ASEAN.

Filipina juga menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan penyelesaian Code of Conduct (CoC) atau Aturan Main di Laut China Selatan antara ASEAN dan China.

Jika disepakati, deklarasi ini diharapkan dapat memperkuat kerangka kerja sama operasional maritim di antara negara-negara Asia Tenggara, sekaligus menjadi instrumen diplomasi dalam menavigasi dinamika kawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait