Saat berita diturunkan, kantor berita negara WAM juga mengutip kementerian pertahanan yang mengatakan bahwa pasukannya sedang berupaya untuk menangkis serangan rudal dan drone yang datang dari Iran. Terkait serangan, UEA memerintahkan semua sekolah kembali ke pembelajaran daring selama seminggu.
Di sisi lain, dua orang terluka ketika sebuah bangunan tempat tinggal menjadi sasaran drone di Bukha, Oman. Wilayah ini terletak di sepanjang garis pantai Selat Hormuz.
"Sebuah sumber keamanan melaporkan bahwa sebuah bangunan tempat tinggal untuk karyawan sebuah perusahaan di daerah Tibat, Bukha, menjadi sasaran, mengakibatkan luka sedang pada dua ekspatriat, kerusakan pada empat kendaraan, dan pecahan kaca di salah satu rumah di dekatnya," kata Kantor Berita Oman.
Sementara itu, pasukan AS mengaku menghancurkan enam kapal Iran dan menembak jatuh rudal dan drone yang ditembakkan ke Angkatan Laut AS dan kapal komersial oleh militer Teheran. Helikopter Apache dan Seahawk AS menghantam "enam kapal kecil Iran yang mengancam pelayaran komersial".
"Pasukan AS juga secara efektif terlibat" dengan semua rudal dan drone yang ditembakkan ke arah kami dan kapal komersial," kata Kepala Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper.
Meski begitu, Teheran membantah kapal-kapalnya hancur. Negeri itu mengklaim laporan bahwa AS menenggelamkan sejumlah kapal perang Iran adalah salah. dilansir cnbcindonesia.com