Penelitian yang lebih baru pada 2026 membandingkan pulsed electric field (PEF), HPP, kombinasi keduanya, dan perlakuan panas 90 derajat Celcius selama 5 menit. PEF dan HPP mempertahankan kualitas nutrisi dan sensoris lebih baik, sementara perlakuan panas konvensional menurunkan total fenolik dan aktivitas antioksidan. Kandungan gula segera setelah perlakuan tidak menunjukkan perbedaan bermakna.
Ini menunjukkan bahwa kemasan tidak identik dengan hilangnya gizi dalam jumlah besar. Produk yang diproses dengan teknologi lebih lembut dapat sangat mendekati karakter air kelapa segar.
4. Produk air kelapa kemasan unggul dalam hal keamanan dan daya simpan
Air kelapa di dalam buah yang utuh relatif terlindungi. Begitu buah dibelah, cairan mulai bersentuhan dengan tangan, pisau, udara, wadah, dan lingkungan sekitar.
Penelitian mikrobiologi menunjukkan air kelapa mentah perlu diperlakukan secara higienis. Studi dalam International Journal of Food Microbiology menguji HPP terhadap E. coli O157, Salmonella, dan Listeria monocytogenes. HPP menghasilkan penurunan lebih dari 5-log pada patogen tersebut, sementara sampel yang tidak diproses mengalami pembusukan dalam sekitar dua minggu pada penyimpanan dingin dalam kondisi penelitian.