Beranda Internasional 600 Sekolah Hancur dan 1.000 Lebih Siswa-Guru Jadi Korban Serangan AS-Israel

600 Sekolah Hancur dan 1.000 Lebih Siswa-Guru Jadi Korban Serangan AS-Israel

Lebih dari 1.000 siswa dan guru dilaporkan tewas atau terluka dalam agresi militer tersebut.

0
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi

CARAPANDANG - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan lebih dari 600 sekolah hancur atau rusak akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran sejak 28 Februari 2026. Lebih dari 1.000 siswa dan guru dilaporkan tewas atau terluka dalam agresi militer tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam sidang darurat Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Jumat (27/3/2026).

Sidang khusus tentang perlindungan anak dan institusi pendidikan dalam konflik bersenjata itu digelar atas permintaan Iran, China, dan Kuba menyusul eskalasi konflik di kawasan.

Dalam pidatonya, Araghchi menyoroti serangan terhadap Sekolah Dasar Perempuan Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Iran selatan, pada 28 Februari—hari pertama serangan AS-Israel dilancarkan. Serangan terhadap sekolah tersebut menewaskan 175 siswa dan guru.

"Serangan biadab ini bukan insiden terpencil atau kesalahan perhitungan. Ini adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang menuntut kecaman keras dan tindakan akuntabilitas yang jelas terhadap pelakunya," tegas Araghchi di hadapan peserta sidang.

Menurut laporan internasional, sekolah di Minab tersebut terkena tiga hantaman rudal bertubi-tubi (triple tap)—sebuah metode serangan yang disebut Araghchi sebagai bukti kesengajaan mengingat kecanggihan teknologi militer AS dan Israel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait