Sebelumnya pada Rabu, Takaichi mengatakan bahwa pemerintah telah mengonfirmasi bahwa 13 orang tewas pascagempa bumi bermagnitudo 7,1 melanda Kumamoto pada Selasa (28/7) pukul 16.27 waktu setempat.
Dalam konferensi pers pagi hari, Sekretaris Kabinet Utama Jepang Minoru Kihara mengatakan bahwa selain 13 korban jiwa, termasuk kematian yang masih dalam penyelidikan atas kemungkinan keterkaitannya dengan gempa tersebut, pihak berwenang juga telah menerima laporan tentang tujuh orang yang mengalami luka serius dan 29 orang lainnya dengan luka ringan.