Dengan berakhirnya Festival Anak Saleh ini, harapan besar dari kami selaku pemerintah daerah agar kegiatan serupa bisa terus digelar guna melahirkan generasi yang lebih mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Ketua BKPRMI Kabupaten Pohuwato, Hendrik Wakiden, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kelompok Kerja Sosial (KKS) IAIN Sultan Amai Gorontalo, DPD BKPRMI, Karang Taruna Desa Marisa Utara, Pemerintah Desa Marisa Utara, dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Desa Marisa Utara, Ilham Langago, menyatakan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut sebagai upaya pengembangan generasi Qurani di wilayahnya.
Diketahui, festival ini diikuti oleh 50 peserta yang berkompetisi dalam berbagai lomba keagamaan, antusiasme masyarakat dalam mendukung acara ini menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan seperti ini sangat dinantikan dan memiliki dampak positif bagi pembentukan karakter anak-anak sejak dini.