Beranda Internasional Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

0
Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

"Berbagai budaya dan peradaban yang berbeda, meski tetap mempertahankan keunikan masing-masing, harus saling bertoleransi dan hidup berdampingan dengan sikap terbuka agar dapat mencapai perkembangan dan kemakmuran bersama," ujar Xi.

Selama bertahun-tahun, sang presiden China selalu menyerukan untuk mencari kearifan dan mengambil kekuatan dari berbagai peradaban yang berbeda, sekaligus menyatukan kekuatan dengan pihak lain untuk mengatasi tantangan bersama yang dihadapi umat manusia.

"Ada cakrawala yang lebih luas daripada laut, yaitu langit; ada cakrawala yang lebih luas daripada langit, yaitu jiwa manusia," kata Xi mengutip Victor Hugo, seorang sastrawan terkemuka asal Prancis, dalam pidatonya yang bersejarah di Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO) di Paris pada 2014. "Memang, kita membutuhkan pemikiran yang lebih luas daripada langit saat kita berinteraksi dengan peradaban yang berbeda."

Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato di kantor pusat Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO) di Paris, Prancis, pada 27 Maret 2014. (Xinhua/Yao Dawei)

Kunjungan ke Chichen Itza merupakan salah satu contoh dari visi Xi yang lebih luas mengenai pertukaran antarperadaban. Di Paris, Xi menceritakan kisah-kisah tentang proses saling belajar antara peradaban Timur dan Barat.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait