Menekankan bahwa China dan RRDK sama-sama merupakan negara sosialis yang dipimpin oleh partai komunis, Xi mengatakan persahabatan tradisional antara kedua negara mengakar pada cita-cita dan keyakinan yang sama serta tujuan bersama, dan didukung oleh landasan sejarah yang mendalam, dasar politik yang kokoh, serta ikatan emosional yang kuat.
Xi menyatakan bahwa persahabatan yang diwariskan dari generasi ke generasi, masa depan bersama, dan dukungan timbal balik, selalu menjadi ciri khas hubungan China-RRDK.
Presiden China Xi Jinping, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), menggelar pembicaraan dengan Kim Jong Un, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea sekaligus Presiden Urusan Negara Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK), di Wisma Tamu Negara Kumsusan di Pyongyang, RRDK, pada 8 Juni 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Xiang)
Terlepas dari perubahan apa pun dalam situasi internasional, sikap tegas Partai dan pemerintah China yang sangat menghargai persahabatan tradisional China-RRDK tidak akan berubah, dukungan yang teguh terhadap Sekretaris Jenderal Kim dalam memimpin perjuangan sosialis RRDK tidak akan berubah, dan komitmen yang kuat untuk melindungi kepentingan bersama kedua negara serta mempertahankan lingkungan strategis yang menguntungkan tidak akan berubah, kata Xi.