Memperparah krisis ini, provinsi-provinsi terdampak, yakni Ituri dan Kivu Utara, sedang mengalami kerawanan yang intens serta ketidakpercayaan masyarakat.
Dalam beberapa bulan terakhir, pertikaian yang kian intensif telah memaksa lebih dari 100.000 orang mengungsi, disertai dua insiden keamanan di sejumlah fasilitas kesehatan pada pekan lalu.
WHO telah menaikkan evaluasi risiko nasional menjadi "sangat tinggi", sementara risiko regional tetap di level "tinggi", dan risiko global "rendah". Negara-negara tetangga didesak segera mengambil tindakan.
Tedros dijadwalkan melakukan perjalanan ke RD Kongo bersama direktur kedaruratan WHO seiring komitmen lembaga tersebut untuk menghentikan wabah.
"Situasi akan memburuk sebelum membaik. Namun, kami mengenal virus ini, dan kami tahu cara menghentikannya," ujar Tedros.