Beranda Tatap Mata Utsmani Legacy; Dapur Tak Pernah Padam 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

Utsmani Legacy; Dapur Tak Pernah Padam 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

Menjelang waktu makan di distrik Eyüp, Istanbul, asap tipis naik dari cerobong-cerobong besar Mihrişah Valide Sultan İmareti (Dapur Umum Mihrişah Valide Sultan) sementara para juru masak bergerak cepat di antara kazan raksasa berisi pilaf, sup, dan roti hangat yang segera dibagikan

0
legacy utsmani , mewarisi dapur hangat untuk para Fakir & miskin

Dapur dibangun oleh Mihrişah Valide Sultan (ibu Sultan Selim III) antara 1792-1796 di Eyüpsultan, Istanbul, dekat Masjid Eyüp Sultan. Saat ini dapur dikelola Direktorat Jenderal Wakaf dan Pemerintah Daerah Eyüpsultan. Setiap hari dapur mampu membagikan sup hangat serta makanan kepada ratusan warga sekitar secara gratis, termasuk setelah restorasi terbaru.

Imaret Mihrişah Valide Sultan menjadi bagian dari Kompleks Mihrişah Sultan di Eyüp, Istanbul, merupakan bagian dari külliye atau himpunan bangunan sosial-keagamaan atau mirip universitas yang lazim dalam tradisi Kekhatifahan Utsmani.

Dalam sistem ini, masjid, sekolah, makam, air minum, dan dapur umum tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi satu ekosistem pelayanan publik. Karena itu, imaret ini tidak bisa dipahami hanya sebagai dapur amal, tetapi sebagai bagian dari cara Kekaisaran Kekhatifahan Utsmani merawat kehidupan sosial di kota. Hubungan lembaga ini dengan Kekhatifahan Utsmani sangat erat karena imaret adalah salah satu bentuk paling khas dari filantropi kekhalifahan.

“Distribusi makanan di dapur umum Kekhatifahan Utsmani (imaret) menawarkan satu contoh nyata bagaimana umat Muslim mempraktikkan prinsip-prinsip ini,” ujar sejarawan Amy Singer, dalam artikelnya “Serving up charity: the Kekhatifahan Utsmani public kitchen” yang banyak meneliti dapur umum Kekhatifahan Utsmani.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait