CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Korea Utara akan menjadi fokus utama kebijakan luar negerinya setelah tercapainya kesepakatan dengan Iran. Pernyataan ini disampaikan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung usai pertemuan dengan Trump di sela-sela KTT G7 di Evian, Prancis, Kamis (18/6/2026) waktu setempat.
"Presiden Trump mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk kembali memberi perhatian pada isu Korea Utara," ujar Lee kepada wartawan di Seoul setelah kembali dari Prancis, Jumat (19/6/2026).
Dalam pertemuan makan malam tersebut, Lee menyampaikan kepada Trump bahwa strategi tekanan dan sanksi terhadap Pyongyang dinilainya tidak lagi efektif.
Menurut Lee, efektivitas sanksi semakin berkurang akibat kerja sama militer antara Korea Utara dan Rusia yang terjadi sejak perang di Ukraina.
"Saya katakan kepadanya bahwa sanksi dan tekanan (terhadap Korea Utara) tidak efektif. Bahkan bantuan kecil dari Rusia sangat membantu Korea Utara," jelas Lee.
Spekulasi mengenai pergeseran fokus AS ke Korea Utara semakin menguat setelah Trump mengunggah foto dirinya bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tanpa keterangan di media sosial, beberapa jam setelah pengumuman kesepakatan dengan Iran. Foto tersebut diambil saat pertemuan pertama mereka di Singapura pada 2018.