Beranda Internasional Trump Mendapatkan Kecaman Luas Dari NATO

Trump Mendapatkan Kecaman Luas Dari NATO

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu kemarahan dan kecaman luas dari para anggota parlemen serta veteran di Inggris setelah menyatakan bahwa pasukan NATO

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu kemarahan dan kecaman luas dari para anggota parlemen serta veteran di Inggris setelah menyatakan bahwa pasukan NATO menjauh dari garis depan selama konflik di Afghanistan.

Pernyataannya disampaikan dalam wawancara dengan Fox News, di mana ia juga mengulangi pandangan bahwa NATO mungkin tidak mendukung AS jika dibutuhkan.

Dalam wawancara tersebut, Trump mengatakan bahwa AS tidak pernah membutuhkan NATO.

“Kami tidak pernah membutuhkan mereka. Mereka akan bilang mereka mengirim pasukan ke Afghanistan, dan mereka melakukannya, mereka agak mundur, agak jauh dari garis depan.

Pernyataan itu langsung ditanggapi dengan gelombang kecaman dari berbagai kalangan di Inggris, termasuk dari politisi yang pernah bertugas di militer.

Calvin Bailey, anggota parlemen dari Partai Buruh dan mantan perwira RAF yang bertugas bersama pasukan operasi khusus AS di Afghanistan, menyebut klaim Trump sama sekali tidak mencerminkan realitas yang dialami oleh mereka yang bertugas di sana.

Ben Obese-Jecty, anggota parlemen Partai Konservatif yang pernah bertugas sebagai kapten di Resimen Royal Yorkshire di Afghanistan meyayangkan pernyataan Trump tersebut.

"Sangat disayangkan melihat pengorbanan bangsa kami, dan rekan-rekan NATO, diremehkan oleh Presiden AS," kata Ben Obese.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait