"Tidak akan ada pungutan. Kami sama sekali tidak membicarakan pungutan," tegas Trump.
Selain menyinggung isu keamanan, Trump turut mengaitkan penyelesaian konflik dengan stabilitas harga energi dunia.
Dia meyakini harga minyak akan turun setelah persoalan dengan Iran selesai, sembari mengkritik keuntungan besar perusahaan energi Amerika.
"Ketika ada perusahaan yang meraih keuntungan 12 kali lipat dibanding tahun sebelumnya, mereka seharusnya mengembalikan sebagian keuntungan itu kepada masyarakat dan menurunkan harga bagi konsumen. Keuntungannya terlalu besar," ujarnya.
Namun, klaim Trump langsung dibantah Teheran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan negaranya tidak sedang berunding dengan Amerika Serikat.
"Kami tidak sedang melakukan perundingan dengan Amerika Serikat," ungkap Baghaei.
Dia menjelaskan bahwa pembahasan dengan Oman saat ini hanya bertujuan membuka jalur sementara di Selat Hormuz.