CARAPANDANG - Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap anggota parlemen dari Partai Republik yang berani mendukung pencabutan kebijakan tarif impor terhadap Kanada. Ancaman itu disampaikan Trump melalui platform Truth pada Rabu (11/2/2026) malam waktu setempat.
"Setiap anggota Partai Republik, baik di DPR maupun Senat, yang memberikan suara melawan tarif akan menghadapi konsekuensi serius, bahkan pada tahap awal pemilu," tulis Trump mengutip ParsToday.
Pernyataan ini merespons langkah DPR AS yang sehari sebelumnya, Rabu (11/2/2026), menyetujui pencabutan tarif 35 persen terhadap produk Kanada dengan suara 219 berbanding 211.
Sebanyak tiga anggota Partai Republik diketahui bergabung dengan kubu Demokrat dalam mendukung pencabutan kebijakan proteksionis tersebut.
Anggota DPR dari Nebraska, Dan Bacon, yang menolak usulan pemblokiran pencabutan tarif tersebut, menegaskan bahwa tarif memiliki dampak negatif bersih terhadap ekonomi dan pada dasarnya merupakan pajak berat yang dibebankan kepada konsumen, produsen, dan petani Amerika.
Para Demokrat kini bersiap membawa isu ini ke tingkat lebih tinggi dengan berencana mengajukan resolusi pencabutan status darurat nasional yang menjadi dasar hukum pemberlakuan tarif, serta memperluas upaya serupa terhadap tarif bagi Meksiko dan negara lain.