CARAPANDANG - Perubahan di dunia pendidikan mulai dirasakan langsung oleh murid dan guru di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara. Di wilayah yang termasuk kategori terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) ini, program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dipadukan dengan program makan bergizi gratis (MBG) dan Digitalisasi Pembelajaran menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyaman, sehat, dan bermutu.
Dampak program-program tersebut terlihat saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, meninjau pelaksanaan MBG, pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP), serta progres revitalisasi sekolah di SMP Negeri 1 Sitolu Ori dan SMP Negeri 3 Sitolu Ori.
Menurut Mendikdasmen, berbagai program yang dijalankan pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan pendidikan yang diterima peserta didik setiap hari. “Tadi kami melihat langsung bagaimana MBG sudah diterima oleh anak-anak. Mereka tampak lebih berenergi mengikuti pembelajaran di sekolah,” ujarnya.