Namun, CEO FA Mark Bullingham membantah bahwa perpanjangan kontrak Tuchel ada kaitannya dengan lowongan di Old Trafford. Ia menegaskan pembicaraan sudah berlangsung lama, jauh sebelum United memecat Amorim.
"Percakapan ini berkembang sangat alami setelah kami lolos kualifikasi. Kami merasa dia sangat menikmati pekerjaan ini," ujar Bullingham kepada wartawan di Kongres UEFA, Brussels.
Bullingham juga mengakui bahwa kontrak baru ini tetap memuat syarat-syarat performa meski ia enggan merinci apakah ada klausul pemutusan kontrak jika Inggris gagal di Piala Dunia mendatang.
Tuchel sendiri mengaku awalnya ragu dengan pekerjaan di tim nasional, sehingga ia meminta kontrak pendek. Namun kekagumannya terhadap atmosfer sepak bola Inggris dan dukungan FA membuatnya berubah pikiran.
"Saya sangat senang dan bangga bisa memperpanjang waktu saya bersama Inggris. Bukan rahasia lagi bahwa saya menikmati setiap menit bekerja dengan para pemain dan staf pelatih. EURO 2028 akan menjadi turnamen yang sangat spesial. Sebagai pelatih, tidak ada yang lebih Anda inginkan selain bersaing dengan yang terbaik di panggung terbesar," kata Tuchel dalam wawancara eksklusif dengan laman resmi FA.
Turnamen EURO 2028 nanti akan menjadi ajang spesial karena Inggris bertindak sebagai tuan rumah bersama dengan Wales, Skotlandia, dan Republik Irlandia, dengan final digelar di Wembley Stadium.