CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (10/1) mengatakan bahwa AS "siap membantu" sehubungan dengan situasi di Iran, seraya mengeklaim bahwa Iran "sedang menyongsong kebebasan", kembali menyampaikan ancamannya terhadap negara Timur Tengah tersebut.
"Iran sedang menyongsong KEBEBASAN, mungkin dalam level yang belum pernah dicapai sebelumnya. AS siap membantu!!!" ungkap Trump dalam unggahannya di Truth Social.
Trump dan sejumlah pejabat senior AS lainnya telah berulang kali memperingatkan bahwa Washington akan bertindak jika Iran "membunuh para pengunjuk rasa damai".
"Jika mereka mulai membunuh rakyat... kami akan ikut campur," tutur Trump di hadapan awak media pada Jumat (9/1).
Sang presiden juga mengatakan bahwa "itu bukan berarti pengerahan pasukan di lapangan, tetapi, berarti menyerang mereka dengan sangat, sangat keras, di titik krusial".
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran pada Rabu (7/1) mengecam pernyataan dari pemerintahan Trump yang disebutnya "intervensionis dan menyesatkan" mengenai aksi unjuk rasa di Iran, mengatakan bahwa pernyataan itu mencerminkan sikap permusuhan yang terus diarahkan Washington kepada rakyat Iran.