Keteladanan Nabi inilah yang menjadikan masyarakat Arab lebih beradab dan mengerti sopan-santun. Sebagai teladan seluruh manusia, tentu Nabi Muhammad memiliki visi dan misi utama Nabi Muhammad saw. yaitu memperbaiki mental dan moral umat manusia sesuai sabdanya yang berbunyi, Artinya: “Sungguh aku diutus untuk menyempurnakan tata krama,” (HR. Ahmad [8952] dari Abu Hurairah ra.).
[2] Nabi Muhammad SAW tidak hanya memerintah para sahabatnya saja untuk berakhlak baik, melainkan juga memberikan teladan bagi mereka. Anas bin Malik ra. salah seorang sahabat yang sekaligus menjadi pembantu Nabi selama sepuluh tahun menyatakan, “Rasulullah saw. adalah orang yang paling santun di dunia ini. Suatu ketika ia menyuruhku pergi memenuhi kebutuhannya. Aku katakan kepadanya, aku tidak mau tapi di hati, aku berkata nanti aku akan pergi mentaatinya.
Akhirnya kuputuskan pergi. Di tengah jalan, aku menjumpai teman-teman bermainku. Aku pun bermain bersama mereka hingga lupa pesan Rasulullah SAW. Tiba-tiba beliau berada di belakangku dan tersenyum, “Wahai Anas, sudahkah kau pergi ke tempat yang kuperintahkan?” Aku pun langsung pergi memenuhi permintaannya.” (HR. Muslim [2310]).