CARAPANDANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.
Salah satunya melalui penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada hari-hari tertentu.
Hal tersebut disampaikan Menhub dalam kegiatan media briefing bersama awak media Forum Wartawan Perhubungan di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Menurut Dudy, kebijakan tersebut diusulkan selama lima hari dengan harapan pergerakan masyarakat dapat tersebar lebih merata, khususnya untuk pengguna kendaraan pribadi, sepeda motor, maupun bus yang diperkirakan mendominasi arus mudik. “Harapannya kita bisa menekan kepadatan dengan mendistribusikan pergerakan masyarakat sehingga tidak bertumpu pada tanggal-tanggal tertentu,” ujarnya.
Berdasarkan simulasi Kementerian Perhubungan, puncak kepadatan secara nasional diperkirakan terjadi pada 16 Maret 2026 dan 18 Maret 2026. Pada 16 Maret, jumlah pergerakan masyarakat diprediksi mencapai sekitar 21,2 juta orang, sementara pada 18 Maret diperkirakan mencapai 22 juta orang.