CARAPANDANG - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mendesak pemerintah Indonesia untuk secara aktif memperjuangkan keikutsertaan Palestina dalam keanggotaan Board of Peace (BoP). Desakan ini muncul menyusul langkah Israel yang telah resmi bergabung dengan dewan bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.
TB Hasanuddin menegaskan bahwa ketidakseimbangan komposisi keanggotaan dalam BoP, dengan Israel sudah masuk sementara Palestina belum dilibatkan, akan menggugat kredibilitas dewan yang mengusung misi perdamaian.
Menurutnya, pembahasan mengenai masa depan Gaza tanpa kehadiran perwakilan Palestina adalah sebuah kesia-siaan.
"Jika tujuannya adalah perdamaian dan pembangunan untuk kedua belah pihak, maka Palestina harus masuk BoP. Percuma saja ada dewan yang membahas soal Gaza tetapi hanya satu negara yang berada di dalamnya," tegas TB Hasanuddin mengutip Rakyat Merdeka, Minggu (15/2/2026).
Pernyataan TB Hasanuddin sejalan dengan sikap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, sebelumnya telah menyatakan bahwa Indonesia akan memanfaatkan keanggotaannya di BoP untuk mendorong keterlibatan otoritas Palestina.
"Indonesia oleh karenanya akan memanfaatkan keanggotaan di Board of Peace untuk juga aktif mendorong keterlibatan otoritas Palestina," ujar Yvonne dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).