"Saya menghargai kreativitas orang-orang, anak muda sekarang. Cuma, satu aja saran saya. Di era demokrasi media sosial ini penting, namun kalau boleh juga kita gunakan dengan terukur. Contoh, jangan sampai masuk [isu] SARA," kata Bahlil.
Menurutnya, jika sudah sampai masuk isu SARA, tidak baik bagi solidaritas sesama anak bangsa. Ia menekankan pentingnya mendukung kreativitas, asalkan masih dalam kerangka yang benar.
"Ya risiko jadi pejabat publik harus menerima semuanya [jika viral]," pungkas Bahlil. Dilansir cnbcindonesia.com