Beranda Internasional Singgung Trump, Paus Leo Kecam Pemimpin yang Berperang

Singgung Trump, Paus Leo Kecam Pemimpin yang Berperang

Paus Leo XIV dalam misa Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (29/3), mengecam para pemimpin yang melancarkan perang dan disebutnya memiliki "tangan penuh darah".

0
Paus Leo XIV (Reuters)

CARAPANDANG - Paus Leo XIV dalam misa Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (29/3), mengecam para pemimpin yang melancarkan perang dan disebutnya memiliki "tangan penuh darah". Pernyataan tersebut muncul di tengah konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang memasuki bulan kedua.

Paus yang merupakan putra Amerika pertama yang memimpin Gereja Katolik ini tidak secara spesifik menyebut nama pemerintahan atau pemimpin tertentu. Namun pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa hari setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memanjatkan doa yang memohon kekerasan yang luar biasa terhadap musuh yang dianggap tidak pantas mendapat belas kasihan.

Dalam homilinya di hadapan puluhan ribu umat, Paus Leo menegaskan bahwa Yesus tidak dapat digunakan untuk membenarkan peperangan.

"Ini adalah Tuhan kita: Yesus, Raja Damai, yang menolak perang, yang tidak dapat digunakan siapa pun untuk membenarkan perang," ujar Paus Leo dikutip dari laporan The Guardian.

Paus mengutip ayat Kitab Suci: "Sekalipun kamu banyak berdoa, Aku tidak akan mendengarkan: tanganmu penuh dengan darah".

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu juga menyebut konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sebagai "mengerikan" atau "atrocious".

Ia mengkhawatirkan umat Kristen di Timur Tengah yang mungkin tidak dapat merayakan Paskah dengan layak akibat perang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait