Pemerintah setempat membatalkan seluruh acara publik dan meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Puerto Vallarta, kota resor yang populer di kalangan turis asing, dilaporkan berada dalam situasi "terkepung" dengan kepulan asap hitam membubung akibat kendaraan yang dibakar.
Sejumlah wisatawan yang diwawancarai Reuters menggambarkan kawasan tersebut sebagai "zona perang".
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.
"Ada koordinasi mutlak dengan pemerintah di setiap negara bagian; kita harus tetap mendapat informasi dan tetap tenang," tulis Sheinbaum melalui akun resminya di platform X.
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, mendeklarasikan status "kode merah" di wilayahnya, menghentikan sementara seluruh layanan transportasi umum dan meminta warga tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.
Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan darurat yang mendesak warga negaranya di lima negara bagian, Jalisco, Tamaulipas, Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon untuk segera mencari tempat berlindung.
Maskapai penerbangan internasional, termasuk American Airlines, United Airlines, dan Air Canada, membatalkan sementara penerbangan ke Puerto Vallarta dan Guadalajara.
Ratusan penumpang di Bandara Internasional Cancun dan Mexico City mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan.