Beranda Daerah Sejumlah Jembatan Darurat di Aceh Rampung, Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir

Sejumlah Jembatan Darurat di Aceh Rampung, Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir

Pembangunan dilakukan melalui sinergi pemerintah daerah dengan personel TNI.

0
Pekerja menyelesaikan pembangunan salah satu infrastruktur penghubung antar-desa berupa jembatan gantung di Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (31/1/2026). ANTARA/HO-Tim Media Presiden/pri.

CARAPANDANG - Sejumlah jembatan darurat yang terputus akibat banjir di Aceh telah selesai dibangun dan mulai beroperasi, memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik. Pembangunan dilakukan melalui sinergi pemerintah daerah dengan personel TNI.

Berdasarkan laporan Tim Media Presiden yang dikutip Antaranews, Sabtu (31/1/2026), jembatan Bailey di PLTA Angkup (Aceh Tengah) dan di Bener Pepanyi (Bener Meriah) telah rampung 100 persen dan kini dilintasi kendaraan, termasuk truk.

Sementara itu, pembangunan jembatan Bailey menuju Bandara Rembele di Bener Meriah masih berlangsung dengan pemasangan pelapis lantai baja.

Progres serupa terlihat pada pembangunan jembatan tipe Armco. Di Desa Terban, Aceh Tamiang, jembatan telah selesai dan dapat dilalui.

Di Desa Blang Kandis, pengerjaan fokus pada tahap akhir perapihan badan jalan, sedangkan di Desa Salah Sirong 2 konstruksi telah fungsional dan menunggu pengeringan beton.

"Di beberapa lokasi, jembatan Bailey telah selesai dibangun dan langsung dimanfaatkan masyarakat," tulis Tim Media Presiden.

Adapun di lokasi lain, seperti jembatan Bailey Matang Serdang (Aceh Tamiang) dan jembatan Armco Desa Salah Sirong 3, proses pembangunan masih berlanjut dengan perakitan dan pemasangan struktur.

Kehadiran jembatan-jembatan darurat ini diharapkan segera memulihkan konektivitas antar wilayah yang sempat terisolasi, mendukung aktivitas ekonomi, dan mempercepat pemulihan pasca-bencana banjir di Provinsi Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait