CARAPANDANG - Malam kelabu menyelimuti Mapei Stadium saat tuan rumah Sassuolo harus mengakui keunggulan tamunya, Juventus, dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan Serie A, Rabu (7/1) dini hari WIB tadi. Pertandingan ini menjadi sorotan khusus bagi publik sepakbola Indonesia karena keterlibatan bek timnas, Jay Idzes, yang sayangnya menjadi salah satu protagonis dalam kekalahan Neroverdi. Idzes melakukan kesalahan elementer di lini belakang yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh striker Juventus untuk memperlebar jarak skor.
Juventus tampil dominan sejak awal laga meski harus bermain tanpa sejumlah pilar utamanya yang cedera. Keunggulan Bianconeri dibuka melalui gol bunuh diri Tarik Muharemovic di babak pertama, sebelum Fabio Miretti dan Jonathan David menambah penderitaan tuan rumah di babak kedua. Kemenangan ini sangat krusial bagi pasukan Luciano Spalletti untuk menjaga asa di papan atas klasemen, menyamai perolehan poin AS Roma di peringkat keempat.
Bagi Jonathan David, laga ini menjadi momen penebusan dosa yang manis. Setelah gagal mengeksekusi penalti pada pekan sebelumnya dan diterpa kritik tajam karena puasa gol yang panjang, penyerang asal Kanada ini akhirnya pecah telur. Golnya ke gawang Sassuolo tidak hanya mengakhiri paceklik golnya dalam 16 pertandingan, tetapi juga membungkam rumor ketidakharmonisan dirinya dengan rekan setim, terlihat dari selebrasi emosional seluruh pemain cadangan Juventus yang menghampirinya.