CARAPANDANG - Samsung baru saja mengajukan dua paten ponsel gulung, yang sebagian besar konsep desainnya memperluas layar ke arah luar saat dibuka. Namun desain kedua Samsung melangkah lebih jauh — layar sepenuhnya tersembunyi di dalam bodi saat tidak digunakan, dan hanya akan keluar ketika sisi perangkat ditarik terpisah.
Paten bukan berarti produk pasti dirilis. Namun divisi Samsung Display sebelumnya sudah menampilkan prototipe OLED gulung di CES dan MWC, jadi konsep ini bukan sekadar teori, lapor laman Gizchina, Jumat (22/5) waktu setempat.
Desain pertama menggunakan pendekatan ponsel gulung yang lebih umum. Dalam keadaan ringkas, bentuknya terlihat seperti smartphone biasa. Ketika ditarik secara horizontal, layar akan memanjang ke luar sehingga menciptakan area tampilan yang lebih lebar untuk multitasking, bermain game, atau menonton video.
Pada dasarnya, ini adalah upaya menghadirkan layar lebih besar saat dibutuhkan, seperti tujuan ponsel lipat, tetapi dicapai dengan cara menggulung, bukan melipat. Tidak ada engsel, tidak ada lipatan pada layar.
Konsep kedua jauh lebih ambisius. Layarnya bukan hanya memanjang, tetapi benar-benar tersembunyi di dalam bodi saat tidak digunakan. Layar akan keluar ketika sisi perangkat ditarik, memperlihatkan panel besar dari perangkat yang awalnya tampak seperti balok tanpa layar.