Beranda Internasional Rusia Selidiki Pendiri Telegram Atas Dugaan Membantu Aktivitas Teroris

Rusia Selidiki Pendiri Telegram Atas Dugaan Membantu Aktivitas Teroris

Dilansir dari Engadget pada Selasa, sejumlah media milik negara Rusia menuduh Durov memungkinkan terjadinya serangan terhadap Rusia serta menjadikan Telegram sebagai alat intelijen bagi Ukraina dan negara-negara Barat.

0
Dilansir dari Engadget pada Selasa, sejumlah media milik negara Rusia menuduh Durov memungkinkan terjadinya serangan terhadap Rusia serta menjadikan Telegram sebagai alat intelijen bagi Ukraina dan negara-negara Barat.

Durov hingga kini belum mengeluarkan pernyataan terbaru terkait penyelidikan tersebut. Namun, setelah pemblokiran Telegram, ia meyakini bahwa Rusia membatasi akses ke aplikasi itu untuk memaksa warganya menggunakan aplikasi yang dikendalikan negara tersebut dan dirancang untuk pengawasan serta sensor politik.

Durov yang lahir di Rusia juga merupakan salah satu pendiri jejaring sosial VK. Ia meninggalkan Rusia setelah mendapat tekanan dari Rusia untuk menjual kepemilikannya di perusahaan tersebut.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait