Beranda Internasional Rusia Luncurkan 400 Drone dan 29 Rudal ke Ukraina Beberapa Jam Sebelum Perundingan Damai

Rusia Luncurkan 400 Drone dan 29 Rudal ke Ukraina Beberapa Jam Sebelum Perundingan Damai

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa serangan semalam itu merupakan serangan gabungan yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan maksimal pada sektor energi Ukraina.

0
Imbas serangan Rusia ke Ukraina (The Guardians)

CARAPANDANG - Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina dengan meluncurkan hampir 400 drone dan 29 rudal hanya beberapa jam sebelum perundingan damai yang dimediasi Amerika Serikat dimulai di Jenewa, Swiss, pada Selasa (17/2).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa serangan semalam itu merupakan serangan gabungan yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan maksimal pada sektor energi Ukraina.

Serangan ini melanda 12 wilayah Ukraina, melukai sedikitnya sembilan orang termasuk anak-anak, dan membuat puluhan ribu warga di Kota Odesa kehilangan pemanas serta air bersih.

"Serangan massif ini menunjukkan sejauh mana Rusia mengabaikan upaya perdamaian," tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha di media sosial seperti dilaporkan The Guardians.

"Moskwa hanya memahami bahasa tekanan. Mereka tidak akan menganggap serius diplomasi jika tidak didukung oleh kekuatan," tegasnya.

Serangan ini terjadi ketika delegasi dari Rusia dan Ukraina dilaporkan telah tiba di Jenewa untuk putaran perundingan dua hari yang dibroker oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Pembahasan sulit mengenai masa depan wilayah Ukraina yang diduduki Rusia diperkirakan akan menjadi agenda utama, dengan Rusia masih bersikeras agar Ukraina menyerahkan kendali atas wilayah Donbas .

Namun, harapan untuk terobosan signifikan dalam perundingan kali ini masih rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait