Beranda Berita Program MBG Mampu Gerakan Ekonomi di Akar Rumput

Program MBG Mampu Gerakan Ekonomi di Akar Rumput

Implementasi nyata dari dampak ekonomi ini terlihat jelas di SPPG Kadiwano, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Ekonom dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Riandy Laksono mengatakan jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikelola dengan strategi yang adaptif maka berpotensi besar menggerakkan ekonomi di akar rumput.

Dia menjelaskan pembangunan unit Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) atau dapur MBG yang sudah berjalan sangat signifikan telah memberikan dampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.

Hingga saat ini, pembangunan dapur MBG dari target 30 ribu dapur MBG sekitar 27 ribu unit atau 90 persen telah siap beroperasi.

"Dapurnya sudah terbangun dan ekonomi rakyat mulai bergulir,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Sabtu 9 Mei 2026.

Selain itu, dengan adanya program MBG juga menggerakan ekonomi di sejumlah sektor, yakni sektor pertanian dan perdagangan.

“MBG ini sangat atraktif dalam membantu sektor pertanian dan perdagangan di pasar-pasar tradisional. Ini adalah akselerasi fiskal yang memberikan dampak langsung pada pelaku ekonomi di bawah," ujarnya.

Implementasi nyata dari dampak ekonomi ini terlihat jelas di SPPG Kadiwano, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. 

Dapur tersebut kini melayani sekitar 2.000 penerima manfaat dari jenjang TK hingga SMA di 15 sekolah. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait