Ditengah ancaman peran, lanjutnya, Indonesia tetap berpegang kepada prinsip luar negeri bebas aktif sebagai upaya untuk mencegah perang. Indonesia, kata Presiden, tidak terlibat dalam blok dunia manapun.
“Karena itu saya jalankan sebagai mandataris, meneruskan warisan pendiri-pendiri bangsa kita. Saya menjalankan politik luar negeri yang menganut tetap garis kita, bebas aktif tapi non-aligned, non-blok," ucapnya.
Kita tidak akan mengikut pakta militer manapun. Saya katakana filosofi luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit satu lawan terlalu banyak” ujarnya menegaskan.