Beranda Internasional Presiden Iran Kecam Trump: Siapa Dia Berani Cabut Hak Nuklir Kami?

Presiden Iran Kecam Trump: Siapa Dia Berani Cabut Hak Nuklir Kami?

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dengan tegas menolak klaim dan tekanan dari Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir negaranya.

0
Presiden Iran Masoud Pezeshkian

CARAPANDANG - Presiden Iran Masoud Pezeshkian dengan tegas menolak klaim dan tekanan dari Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir negaranya. Dalam pernyataan kerasnya, ia mempertanyakan otoritas Presiden AS Donald Trump untuk mengintervensi hak sah Iran atas teknologi nuklir.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian di tengah kebuntuan negosiasi dan meningkatnya ketegangan diplomatik antara Teheran dan Washington. Ia menyoroti pernyataan Trump yang dinilai tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

"Trump mengatakan Iran tidak boleh menggunakan hak nuklirnya, tapi tidak menjelaskan atas kejahatan apa. Siapa dia sehingga bisa mencabut hak suatu bangsa?" ujar Pezeshkian sebagaimana dilaporkan oleh Iranian Student News Agency (ISNA) pada Minggu (19/4/2026).

Pezeshkian menegaskan bahwa program nuklir Iran adalah hak yang sah dan tidak dapat diintervensi oleh pihak luar manapun.

Ia juga menambahkan bahwa Iran tidak berusaha memperluas perang dan hanya terlibat dalam pembelaan diri yang sah, meskipun negaranya terus menghadapi tekanan dari AS dan sekutunya.

Menanggapi klaim Trump yang menyebut Iran telah menyetujui berbagai tuntutan Washington, termasuk penghentian pengayaan uranium, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, memberikan bantahan tegas.

"Saya ingin menegaskan bahwa uranium yang diperkaya milik Iran tidak akan dipindahkan ke mana pun," kata Baghaei dalam wawancara yang dibagikan televisi pemerintah Iran pada Sabtu (18/4/2026).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait