Berdasarkan data TVRI, saat ini telah terdata hampir 12 ribu titik nonton bareng yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang dimulainya turnamen.
Untuk memperluas jangkauan masyarakat dalam menikmati pertandingan, Kemkomdigi akan melibatkan jaringan komunikasi publik di daerah, komunitas digital, relawan digital, serta berbagai mitra strategis dalam penyelenggaraan nonton bareng.
"Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah," jelas Meutya.
Meutya menegaskan pemerintah juga akan memastikan masyarakat di wilayah yang masih menghadapi tantangan konektivitas tetap dapat mengakses siaran Piala Dunia.
Kementerian Komdigi akan berkoordinasi dengan TVRI, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan guna menyiapkan dukungan konektivitas yang diperlukan.
"Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal untuk menikmati momen bersejarah ini. Jika terdapat wilayah dengan tantangan konektivitas, pemerintah akan menyiapkan berbagai solusi agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan dengan baik," ungkapnya. dilansir komdigi.go.id