CARAPANDANG.COM- Prancis menghadapi situasi kekeringan yang "luar biasa" dan "sangat mengkhawatirkan", dengan jumlah wilayah yang terkena pembatasan air mencapai rekor tertinggi, kata Menteri Transisi Ekologi Prancis, Monique Barbut, Rabu.
Berbicara dalam pertemuan unit krisis kementerian, Barbut mengatakan 99 departemen di seluruh daratan Prancis saat ini berada di bawah pembatasan air, meliputi seluruh wilayah metropolitan, menurut stasiun televisi BFM TV.
Dari jumlah tersebut, 43 departemen telah mencapai tingkat siaga "krisis" tertinggi, di mana penggunaan air dibatasi hanya untuk kebutuhan prioritas.
Sebanyak 206 dekrit prefektur saat ini berlaku, menandai tingkat tertinggi yang tercatat setidaknya sejak 2013, menurut menteri.
Pihak berwenang juga meningkatkan pemantauan kondisi tanah dan saluran air karena kekeringan terus memengaruhi sebagian besar wilayah negara.
Juru bicara pemerintah Maud Bregeon mengatakan 16.500 unit pendingin udara akan dikirim ke rumah sakit pada akhir pekan ini karena Prancis terus menghadapi suhu tinggi.
Bregeon mengatakan total 30.000 unit telah dipesan dan semua pengiriman diharapkan selesai pada akhir Juli.
Dia menambahkan bahwa sekitar 70 persen dari pendingin udara yang telah dikirim telah dikirim ke departemen yang berada di bawah tingkat peringatan panas tertinggi.