CARAPANDANG - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menyatakan partainya belum membahas soal dukungan untuk Presiden Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Sikap politik resmi partai akan ditentukan melalui mekanisme internal tertinggi.
"Pilpres 2029, di PKS belum ada pembahasan. DPP PKS tentu akan mengikuti keputusan dari Musyawarah Majelis Syuro," kata Kholid, Selasa (18/2/2026).
Kholid menegaskan bahwa saat ini, PKS berkomitmen penuh mendukung keberhasilan pemerintahan Prabowo hingga masa jabatan berakhir pada 2029.
Komitmen tersebut, menurutnya, merupakan mandat yang sudah ditetapkan oleh Majelis Syuro PKS, lembaga tertinggi partai yang berwenang menentukan sikap politik.
"Dan kami juga memiliki proses di dalam juga. Jadi kami akan melakukan Syuro melalui mekanisme Musyawarah Majelis Syuro," ujarnya seperti dikutip Antaranews, Selasa (10/2/2026).
Pernyataan ini disampaikan di tengah gelombang dukungan terbuka dari sejumlah partai koalisi pemerintah untuk mengusung Prabowo maju kembali pada 2029.
Beberapa pimpinan partai, seperti dari PAN dan PKB, telah mengumumkan dukungan mereka. Partai Gerindra sendiri, melalui Ketua Dewan Kehormatannya Ahmad Muzani, telah menyerukan agar Prabowo menjadi presiden untuk dua periode.
Kholid menyatakan PKS menghormati keputusan partai-partai lain yang telah menyatakan sikap lebih awal.