Ia menambahkan, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai penjaga warisan budaya dan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi pendorong perubahan sosial melalui akses dan pemanfaatan pengetahuan yang berkelanjutan. Karena itu, pembangunan kecakapan literasi menjadi tanggung jawab bersama demi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul saat ini maupun di masa mendatang.
Sementara itu, terkait peringatan Hari Kearsipan Nasional, Bupati Saipul menegaskan bahwa arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, melainkan aset strategis nasional yang sangat fundamental dalam mendukung pembangunan bangsa.
“Arsip memiliki peran penting sebagai penjaga memori kolektif bangsa yang menjamin validitas data dan informasi, keberlanjutan nilai, serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, dalam konteks pembangunan nasional, arsip yang dikelola secara autentik, terpercaya, dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan, pencerdasan kehidupan bangsa, hingga penguatan inovasi pelayanan publik.
Melalui momentum tersebut, Bupati Saipul berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato semakin meningkatkan budaya literasi dan tertib arsip dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan akuntabel.