"Selama beberapa bulan terakhir kami terus mengikuti perkembangan dan sangat mengkhawatirkan keselamatan para kru. Kami bersyukur melihat seluruh awak Pertamina Pride maupun Gamsunoro dalam keadaan sehat dan kembali dapat tersenyum,” ucap Anwar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para nakhoda dan seluruh awak kapal yang telah menunjukkan kesabaran, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam menjaga keselamatan kapal, kru, maupun muatan selama melintasi Selat Hormuz.
Setelah berhasil melewati kawasan Teluk, kedua kapal fokus memulihkan performa armada untuk mendukung pelayaran berikutnya.
MT Gamsunoro telah menjalani hull cleaning yang akan mendorong peningkatan kecepatan kapal.
Sementara Pertamina Pride melakukan underwater hull cleaning sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelayaran selanjutnya.
Sebanyak dua kapal Pertamina sempat tertahan di Selat Hormuz sejak Maret 2026. Kedua kapal tersebut adalah Gamsunoro dan Pertamina Pride.
Kapal Gamsunoro sukses melintasi Selat Hormuz pada 25 Juni dan kini sudah kembali melayani pelanggan pihak ketiga di perairan Singapura.
Kemudian, kapal VLCC Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli lalu, dan tiba dengan selamat di perairan Cilacap pada 24 Juli.