Beranda Politik Pengamat Nilai Jusuf Kalla Wajar Tersinggung atas Serangan "Termul"

Pengamat Nilai Jusuf Kalla Wajar Tersinggung atas Serangan "Termul"

Apa yang disuarakan oleh Jusuf Kalla, menurut pengamat yang akrab disapa Hensat ini juga sejalan dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat.

0
Istimewa/dok. Kompas.com

CARAPANDANG – Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio menilai sangat wajar jika Jusuf Kalla merasa tersinggung atas serangan yang dilakukan oleh pendukung Jokowi yang sering disebut “Termul”.

Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang pernah menjabat sebagai wakil presiden pasti berharap agar kasus dugaan ijazah palsu Jokowi segera diakhiri bukan semakin melebar dan memperkeruh situasi nasional.

Apa yang disuarakan oleh Jusuf Kalla, menurut pengamat yang akrab disapa Hensat ini juga sejalan dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat juga berharap agar kasus ini segera berakhir dengan Jokowi menunjukan ijazah kepada publik.

Menurutnya kasus ini akan segera selesai jika Jokowi berjiwa besar dengan menunjukan ijazahnya kepada publik. Hal ini juga sudah pernah dicontohkan ileh Hakim MK Arsul Sani.

"Concern Pak JK tentang ijazah Pak Jokowi ini memang concern umum, seluruh rakyat Indonesia. Kenapa begitu lama dan bertele-tele? Padahal ada contoh seperti Hakim MK Arsul Sani yang langsung menunjukkan ijazahnya dan selesai," ujar Hensat kepada wartawan, Senin, 20 April 2026.

Selanjutnya dia menilai argumentasi Jokowi yang menyatakan bahwa pihak yang menuduh ijazahnya palsulah yang harus membuktikan, tidak sepenuhnya tepat. Sebab, Jokowi adalah mantan pejabat publik dan pernah menjabat sebagai presiden selama dua periode.

Justru jika Jokowi selalu beragumentasi seperti itu maka semakin memperkuat karaguan publik bahwa Jokowi memiliki ijazah asli dari UGM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait