Beranda Internasional Pengamat: AS Pandang Iran Ancaman Strategis

Pengamat: AS Pandang Iran Ancaman Strategis

Donald Trump, memandang Iran sebagai ancaman strategis di kawasan Timur Tengah

0
Trump

CARAPANDANG - Penolakan terhadap proposal perdamaian yang diajukan Iran menunjukkan tingkat ketidakpercayaan Amerika Serikat (AS) masih sangat tinggi. Ini diperburuk dengan tekanan militer serta rivalitas politik yang terus berlangsung di antara kedua negara.

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), Nur Rachmat Yuliantoro, mengatakan Washington memang terus berupaya menekan Teheran. “Namun, Iran juga tidak mau menyerah begitu saja,” ujarnya pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Senin 11 Mei 2026.

Menurut Rachmat, Presiden AS, Donald Trump, memandang Iran sebagai ancaman strategis di kawasan Timur Tengah. Di sisi lain, Iran merasa selama bertahun-tahun berada dalam tekanan politik, ekonomi, dan militer dari Washington.

“Mereka melihat dirinya terus ditekan, bahkan ada tuntutan kompensasi” ujarnya. “Ini bukan hanya soal diplomasi, tetapi bagaimana Iran mempertahankan politik dan kedaulatan negaranya.”

Meski begitu, Rachmat menilai adanya situasi di tengah ketegangan tersebut. Menurut dia, baik AS maupun Iran sama-sama berusaha menghindari perang terbuka meskipun keduanya mengambil posisi yang frontal.

Rachmat mengatakan peran negara mediator dan organisasi internasional akan menjadi sangat krusial untuk meredam eskalasi konflik. Upaya menjamin perdamaian di kawasan dinilai semakin sulit tanpa keterlibatan pihak ketiga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait