Ia menegaskan, Pemprov Sumbar memandang pelestarian adat dan penguatan peran niniak mamak sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat sekaligus membangun karakter generasi muda yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Acara Penobatan Rajo Adat Aia Bangih juga dihadiri oleh Bupati Pasaman Barat, anggota DPRD, jajaran Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Pasaman Barat, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Pasaman Barat, tokoh masyarakat Aia Bangih dari ranah dan rantau, Bundo Kanduang, serta rombongan Birian/Balahan Rajo Aia Bangih dari Tapanuli Selatan. (adpsb/bud)