Beranda Politik Pemerintah Respon Positif Adanya Kabinet Bayangan, Minta Kritik Berbasis Data

Pemerintah Respon Positif Adanya Kabinet Bayangan, Minta Kritik Berbasis Data

Kabinet Bayangan diumumkan pada 17 Juli 2026 oleh sejumlah akademisi, peneliti, dan aktivis sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran.

0
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari (istimewa)

CARAPANDANG - Pemerintah melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons positif inisiatif pembentukan Kabinet Bayangan oleh koalisi masyarakat sipil. Pemerintah menyatakan menghargai setiap kritik dan masukan selama disampaikan secara objektif dan berbasis data.

Kabinet Bayangan diumumkan pada 17 Juli 2026 oleh sejumlah akademisi, peneliti, dan aktivis sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran.

Kelompok yang terdiri dari 15 tokoh ini membidangi sektor-sektor yang serupa dengan Kabinet Merah Putih dan bertujuan menawarkan alternatif kebijakan berbasis bukti.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan bahwa pemerintah menghormati setiap bentuk partisipasi publik dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan. Menurutnya, kritik dan masukan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.

"Selama pengawasan publik disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi, saya memandangnya sebagai bahan evaluasi yang baik bagi jalannya pemerintahan," ujar Gibran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026).

Sementara itu, Kepala Bakom Muhammad Qodari juga menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya kritik yang konstruktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait