Beranda Internasional Pembatasan Ekspor Chip AS Ke China Berujung Senjata Makan Tuan

Pembatasan Ekspor Chip AS Ke China Berujung Senjata Makan Tuan

Di saat AS menyadari pasar China terlalu berharga untuk disia-siakan, justru giliran Beijing jual mahal. Pemerintahan AS sudah membuka keran ekspor untuk chip H200 buatan Nvidia ke China

0
AS China

CARAPANDANG - Kebijakan pembatasan atau sanksi ekspor chip mutakhir yang diterapkan oleh Amerika Serikat (AS) kepada China sejak kepemimpinan Joe Biden hingga Donald Trump, rupanya tidak membuahkan hasil sesuai harapan. Langkah tersebut justru memicu negara yang dipimpin oleh Xi Jinping tersebut untuk berkembang menjadi jauh lebih mandiri dan superior.

Semenjak pemblokiran tersebut diberlakukan, Negeri Tirai Buku tersebut langsung mengalihkan fokus mereka untuk memperkuat industri chip AI canggih secara mandiri agar bisa lepas dari bayang-bayang teknologi Amerika. Strategi matang ini pun sekarang telah menunjukkan hasil yang sangat memuaskan bagi pihak mereka.

Di saat AS menyadari pasar China terlalu berharga untuk disia-siakan, justru giliran Beijing jual mahal. Pemerintahan AS sudah membuka keran ekspor untuk chip H200 buatan Nvidia ke China, yang notabene merupakan chip tercanggih kedua buatan perusahaan.

Namun, hingga kini China belum secara formal mengizinkan chip H200 masuk ke negaranya. Hal ini membuktikan China sudah tak lagi membutuhkan teknologi penopang dari AS.

Huawei menjadi salah satu raksasa China yang kecipratan berkah untuk menggarap pasar domestik. Laporan terbaru menyebut Huawei berencana untuk merancang chip-chip bertenaga tinggi (high-end) pada 2031 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait