Para menlu itu juga mengidentifikasi penipuan daring dan kejahatan terorganisir lintas perbatasan sebagai tantangan regional yang mendesak. Mereka memperingatkan jaringan kriminal yang semakin canggih telah mendorong maraknya perdagangan manusia, pencucian uang dan penyalahgunaan teknologi digital lintas perbatasan.
"Ini merupakan masalah yang saat ini memengaruhi kita semua, dan ada kebutuhan untuk memperkuat kerja sama regional, baik di dalam ASEAN maupun antara ASEAN dan mitra-mitra eksternalnya," imbuh Kao.
sumber: Xinhua News