Pemerintahan itu digantikan pada akhir 2022 oleh administrasi saat ini yang dipimpin Netanyahu, setelah Bennett pada Juni tahun tersebut menyatakan koalisinya sudah tidak lagi dapat dipertahankan. Lapid kemudian sempat menjabat sebagai perdana menteri sementara.
Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Bennett adalah kandidat yang paling berpeluang mengalahkan Netanyahu dalam pemungutan suara Oktober mendatang.
Bennett, berusia 54 tahun, merupakan putra imigran asal Amerika Serikat dan mantan pengusaha teknologi tinggi. Ia menjual perusahaan rintisannya pada 2005 seharga 145 juta dolar AS.
Sebagai mantan perwira pasukan komando Israel, Bennett memiliki profil yang dinilai menarik bagi sebagian generasi muda negara itu setelah lebih dari dua tahun perang Gaza.
Ia pernah menjadi penasihat Netanyahu, namun seiring waktu berubah menjadi penentang keras kebijakan mantan mentornya tersebut.
Bennett sebelumnya juga pernah memimpin beberapa partai sayap kanan sebelum membentuk pemerintahan persatuan luas pada 2021.
Sementara pasangan politik barunya, Lapid yang berusia 62 tahun, adalah putra mendiang jurnalis sekaligus menteri Tommy Lapid, seorang penyintas Holocaust, dan penulis ternama Shulamit Lapid.
Sebagai jurnalis televisi terkenal, Lapid masuk dunia politik pada 2012 dengan mendirikan Yesh Atid, yang kemudian menjadi kekuatan politik terbesar kedua di Israel.