Beranda Politik Nasehat Ma'ruf Amin Untuk Pemimpin NU: Harus Mampu Lakukan Al-Ishlah wal Ishlah

Nasehat Ma'ruf Amin Untuk Pemimpin NU: Harus Mampu Lakukan Al-Ishlah wal Ishlah

Ma'ruf juga mengingatkan warga Nahdliyin agar berhati-hati dalam mengelola sumber daya alam.

0
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma'ruf Amin. (Facebook: K.H. Ma'ruf Amin)

CARAPANDANG - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma'ruf Amin, menyatakan bahwa sosok pemimpin NU ke depan harus memiliki kemampuan untuk melakukan al-ishlah wal ishlah. Pesan ini disampaikan Ma'ruf Amin dalam acara Halaqah Kebangsaan dan Qanun Asasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Ma'ruf menjelaskan bahwa ishlah yang pertama dimaknai sebagai kemampuan untuk mendamaikan semua kelompok yang bersengketa. Menurutnya, tanpa adanya persatuan di internal, organisasi tidak akan mungkin bergerak maju.

"Ya tadi, harus punya kemampuan melakukan dua hal al-ishlah wal-ishlah. Ishlah pertama itu mendamaikan semua kelompok yang bersengketa, karena tanpa persatuan tidak mungkin," ujar Ma'ruf.

Selain kemampuan mendamaikan, Ma'ruf menekankan pentingnya seorang pemimpin untuk menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Pemimpin juga dinilai harus mampu meluruskan arah gerakan organisasi agar tetap berpijak pada fikrah dan manhaj nahdliyyah.

Dalam kesempatan yang sama, Ma'ruf juga mengingatkan warga Nahdliyin agar berhati-hati dalam mengelola sumber daya alam.

Ia meminta agar warga NU tidak berebut soal tambang karena dikhawatirkan dapat terjerat persoalan di kemudian hari.

"Hati-hati gitu. Jangan sampai kita kena jerat tambang. Jangan rebutan tambang, noh NU itu sudah punya tambang sendiri tuh," kata Ma'ruf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait