Lima langkah ini diamalkan Nabi Ya’qub Alaihissalam dalam ujian panjang dan musibah yang datang silih berganti. Lalu bagaimana hasilnya? Hasilnya sangatlah indah, akhir ceritanya lebih manis daripada madu. Ceritanya berakhir dengan kembalinya penglihatan, tercapainya harapan, perjumpaan kembali dengan orang terkasih yang telah lama hilang, lenyapnya segala kesusahan, hilangnya kesedihan, terangkatnya bala, kebahagiaan bagi orang yang sedih, kemenangan bagi orang yang terzalimi, pertaubatan pihak yang zalim, pemberian maaf bagi orang yang bersalah, persatuan yang terwujud kembali, mimpi yang menjadi kenyataan, dan tergapainya pahala bagi orang yang telah bersabar, ridha dengan ketetapan, dan bertaubat dari kesalahan.
Allah Ta’ala berfirman: “Siapa yang bertakwa dan bersabar, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Yusuf: 90). Ini merupakan ringkasan kisah dan pelajaran terpentingnya. Ringkasan dari ujian-ujian besar yang dilalui satu per satu oleh Nabi Yusuf dan Nabi Ya’qub Alaihimassalam. “Sehingga, apabila para rasul tidak memiliki harapan lagi dan meyakini bahwa mereka benar-benar telah didustakan, datanglah kepada mereka pertolongan Kami, lalu diselamatkanlah orang yang Kami kehendaki. Siksa Kami tidak dapat ditolak dari kaum pendosa.” (QS. Yusuf:110).