Para peneliti menyebut kombinasi bahan tersebut menjadikan proses pengawetan Rosalia sebagai salah satu yang paling efektif pada masanya.
Pemeriksaan menggunakan sinar-X pada 2009 menunjukkan organ-organ dalam Rosalia masih dalam kondisi relatif utuh, meskipun telah mengalami penyusutan alami.
Seiring waktu, muncul klaim di masyarakat bahwa mata Rosalia terkadang terlihat terbuka.
Namun para ahli menjelaskan bahwa fenomena tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan cahaya, sudut pandang, serta proses alami pengeringan jaringan kelopak mata, bukan karena pergerakan biologis.
Pihak pengelola katakombe kini menyimpan Rosalia dalam peti tertutup kaca dengan pengendalian suhu dan kelembapan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Upaya konservasi dilakukan guna menjaga kondisi jasad yang telah menjadi bagian dari sejarah dan daya tarik wisata di Palermo tersebut.
Rosalia Lombardo hingga kini tetap menjadi contoh penting dalam sejarah teknik pembalseman modern serta menjadi salah satu figur paling dikenal dari Katakombe Kapusin di Italia.