CARAPANDANG - Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan pengembangan sektor ekonomi kreatif berpotensi menjadi salah satu solusi untuk menekan angka pengangguran terbuka di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda yang mendominasi jumlah pencari kerja.
Ia mengatakan, tingginya proporsi pengangguran terbuka berasal dari kelompok usia muda yakni dari sebanyak 7,47 juta penganggur di Indonesia sekitar 82,6 persen di antaranya merupakan Gen Z dan milenial.
"Kalau keinginan Gen Z dan milenial bekerja di industri kreatif begitu besar, sementara sekitar 82,6 persen pengangguran juga berasal dari kelompok yang sama, berarti industri kreatif bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran terbuka," kata Teuku dalam Jatim Media Summit 2026 di Surabaya, Kamis.
Ia menuturkan besarnya minat generasi muda terhadap industri kreatif menjadi modal penting untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor tersebut.
Teuku menilai karakteristik industri kreatif sesuai dengan preferensi generasi muda dalam memilih pekerjaan.
Menurut dia, Gen Z dan milenial cenderung mencari pekerjaan yang sejalan dengan minat atau passion, memberikan fleksibilitas waktu, serta menawarkan peluang memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pekerjaan konvensional.