Beranda Kolom Menimbang Kelayakan 3 Prasyarat Iran untuk Akhiri Perang

Menimbang Kelayakan 3 Prasyarat Iran untuk Akhiri Perang

Pemakaman untuk sejumlah komandan militer tinggi Iran yang tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran digelar di Teheran, Iran, pada 11 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

0
Xinhua

   "Iran bermaksud agar hal itu diartikan sebagai pengakuan atas perannya di kawasan, haknya untuk mengembangkan kemampuan pertahanan, serta program nuklirnya yang bersifat damai," kata Mohammed. "Sebaliknya, AS dan Israel memandangnya sebagai langkah yang berpotensi melegitimasi aktivitas yang mereka anggap mengancam stabilitas, seperti dukungan terhadap kelompok bersenjata di kawasan atau pengembangan rudal balistik."

   "Konsekuensinya, jika kedua pihak tetap berpegang pada interpretasi yang saling bertentangan terhadap persyaratan tersebut, hal itu akan menjadi hambatan besar bagi tercapainya solusi diplomatik," katanya.

   PEMBAYARAN REPARASI

   -- Tuntutan reparasi sangat tidak realistis karena akan mengharuskan AS dan Israel mengakui kesalahan perang, kata analis politik dari Gaza, Mustafa Ibrahim.

   Ibrahim berpendapat bahwa menuntut reparasi lebih tampak seperti "strategi tawar-menawar politik" untuk memperkuat posisi tawar Iran dalam negosiasi, daripada syarat yang "secara realistis dapat diimplementasikan dalam waktu dekat."

   -- Masalah reparasi sangat rumit, karena perpecahan politik dan risiko veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat proses pencapaian konsensus mengenai mekanisme kompensasi menjadi sangat memakan waktu, kata Khaled Al-Qahtani, peneliti ilmu politik asal Arab Saudi di Universitas Imam Mohammad bin Saud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait