Beranda Umum Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Dampak El Nino Juli-Oktober 2026

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Dampak El Nino Juli-Oktober 2026

Berdasarkan paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diprakirakan berlangsung mulai Mei 2026 hingga Mei 2027.

0
Ilustrasi

Tito meminta seluruh kepala daerah segera menggelar rapat koordinasi internal bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas pertanian, dinas pengairan, dan perangkat daerah terkait guna menyusun strategi mitigasi sesuai kondisi masing-masing wilayah.

"Saya minta seluruh kepala daerah melakukan rapat internal. Ada BPBD, dinas pertanian, dinas pengairan, semuanya dikumpulkan untuk mengantisipasi dampak di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota," kata Tito.

Ia juga meminta para gubernur mengoordinasikan langkah kesiapsiagaan bersama para bupati dan wali kota, baik melalui rapat langsung maupun virtual, agar seluruh pemerintah daerah memiliki kesiapan yang sama berdasarkan data dan prediksi dari pemerintah pusat.

Selain itu, kepala daerah diminta memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, instansi vertikal, balai wilayah sungai, pendamping pertanian, hingga pemadam kebakaran.

Tito mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Kementerian Pertanian akan memperkuat irigasi dan pompanisasi, sedangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan modifikasi cuaca di wilayah yang membutuhkan.

"Solusi-solusi juga telah disiapkan. Kementerian Pertanian misalnya melalui irigasi, pompanisasi, dan langkah-langkah lainnya. BNPB juga akan melakukan modifikasi cuaca agar turun hujan di daerah-daerah yang membutuhkan," ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait