Meski demikian, kecepatan maksimum sedikit menurun menjadi 330 km/jam atau sekitar dua kilometer per jam lebih rendah dibanding 750S.
Penurunan itu merupakan konsekuensi dari paket aerodinamika baru berbahan serat karbon yang mampu meningkatkan gaya tekan ke bawah hingga 10 persen lebih besar dibanding 765LT.
Pembaruan aerodinamika mencakup splitter depan baru, kap mesin dengan saluran S-duct, sayap belakang aktif yang lebih tinggi, serta diffuser belakang yang terinspirasi dari mobil Formula 1.
Khusus versi Coupe, tersedia pula saluran udara atau snorkel di atap yang membantu suplai udara ke mesin.
Tak hanya bodi, sektor kaki-kaki juga mengalami penyempurnaan. Ketinggian suspensi depan diturunkan lima milimeter, sistem suspensi hidrolik mendapat kalibrasi khusus, sementara sistem pengereman kini menggunakan rem karbon-keramik yang diadopsi dari McLaren Senna.
Untuk pertama kalinya pada platform ini, McLaren juga menyematkan pelek dengan sistem pengunci tengah (center-lock).
Masuk ke kabin, nuansa balap tetap menjadi fokus utama. Interior didominasi material serat karbon ringan, dengan sentuhan eksklusif khas seri HS yang dirancang untuk mempertahankan karakter mobil sebagai supercar berorientasi performa.